Ingin Punya Al-Qur'an dengan NAMA ANDA Terukir di Covernya?

Surat Al-Fajr Ayat 17

كَلَّا ۖ بَلْ لَا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ



Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim,

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Sekali-kali tidak) kalimat ini merupakan hardikan, bahwa perkara yang sebenarnya tidaklah demikian, maksud dimuliakan itu dengan diberi kekayaan, dan dihina itu dengan diberi kemiskinan. Sesungguhnya seseorang itu menjadi mulia karena ketaatannya, dan menjadi terhina karena kemaksiatannya. Orang-orang kafir Mekah tidak memperhatikan hal ini (sebenarnya kalian tidak memuliakan anak yatim) artinya kalian tidak pernah berbuat baik kepada anak-anak yatim, padahal kalian kaya atau kalian tidak memberikan harta waris yang menjadi hak anak-anak yatim.

Berhentilah! Karena sesungguhnya hal ini tidak disebabkan oleh apa yang seperti kalian katakan, tetapi lebih disebabkan karena kalian tidak memuliakan anak yatim.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:32
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Yakni tidak setiap orang yang diberi Allah nikmat berarti mulia di hadapan-Nya, dan tidak setiap orang yang dibatasi rezekinya berarti hina di hadapan-Nya. Bahkan sesungguhnya kaya dan miskin merupakan ujian dari Allah kepada hamba-hamba-Nya agar Dia melihat siap yang bersyukur kepada-Nya ketika mendapatkan nikmat, dan siapa yang bersabar ketika disempitkan rezekinya sehingga Allah akan memberinya pahala yang besar, atau bahkan ia mendapatkan azab karena tidak bersyukur atas nikmat itu dan tidak bersabar ketika disempitkan rezekinya. Di samping itu pula, sibuknya seorang hamba memikirkan kesenangan dirinya saja dan tidak peduli dengan keadaan orang lain yang membutuhkan merupakan perkara yang dicela Allah Subhaanahu wa Ta'aala sebagaimana firman Allah Ta’ala pada lanjutan ayat tersebut.

Seperti tidak memberikan hak-haknya dan tidak berbuat baik kepadanya, padahal ia telah kehilangan bapaknya. Hal ini menunjukkan hilangnya sifat rahmat (kasih-sayang) dalam hatimu dan tidak suka kepada kebaikan.