Kredit barang tanpa riba di SyarQ

Surat Yunus Ayat 10

دَعْوَاهُمْ فِيهَا سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَامٌ ۚ وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ



Do'a mereka di dalamnya ialah: "Subhanakallahumma", dan salam penghormatan mereka ialah: "Salam". Dan penutup doa mereka ialah: "Alhamdulilaahi Rabbil 'aalamin".

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Doa mereka di dalamnya) sewaktu mereka meminta apa yang mereka inginkan di dalam surga hanya tinggal mengatakan (Subhaanakallaahumma) artinya Maha Suci Engkau ya Allah. Bilamana mereka telah memintanya maka mereka menemukan apa yang mereka inginkan telah berada di hadapan mereka (dan salam penghormatan mereka) di antara sesama mereka (di dalam surga ialah salam. Dan penutup doa mereka ialah) huruf an di sini adalah kata penafsir (alhamdulillaahi rabbil aalamiin) segala puji bagi Allah Rabb alam semesta. Ayat ini diturunkan sewaktu orang-orang musyrik meminta disegerakan turunnya azab.

Doa orang-orang Mukmin di dalam surga-surga ini adalah berupa penyucian (tasbih) dan pengagungan terhadap Allah dari apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir di dunia. Ucapan penghormatan Allah kepada mereka dan juga penghormatan di antara mereka adalah pernyataan akan rasa aman dan tenteram. Dan mereka senantiasa menutup doa dengan memuji Allah atas pertolongan-Nya kepada mereka dengan keimanan dan kemenangan sesuai dengan keridaan-Nya.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:31
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Maksudnya puja dan puji mereka kepada Allah adalah ucapan “Subhaanakallahumma”. Ada pula yang menafsirkan, bahwa permintaan mereka kepada apa yang mereka inginkan di surga adalah dengan mengucapkan, “Subhaanakallahumma,” lalu permintaan mereka langsung ada di hadapan. Setelah selesai, mereka mengucapkan “Al Hamdulillahi Rabbil ‘aalamiin.” Ada pula yang menafsirkan, bahwa ibadah mereka di sana karena Allah, diawali dengan tasbih dan diakhiri dengan tahmid. Ketika itu semua beban telah gugur dari mereka, yang ada adalah kelezatan yang paling sempurna, yang lebih lezat dari makanan yang lezat, yaitu dzikrullah, di mana dengannya hati mereka tenang. Hal itu bagi mereka seperti bernafas tanpa ada beban sedikit pun.

Penghormatan antara sesama mereka ketika bertemu dan berkunjung adalah salam; ucapan yang selamat dari ucapan sia-sia dan dosa.