Kredit barang tanpa riba di SyarQ

Surat Yunus Ayat 78

قَالُوا أَجِئْتَنَا لِتَلْفِتَنَا عَمَّا وَجَدْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا وَتَكُونَ لَكُمَا الْكِبْرِيَاءُ فِي الْأَرْضِ وَمَا نَحْنُ لَكُمَا بِمُؤْمِنِينَ



Mereka berkata: "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi? Kami tidak akan mempercayai kamu berdua".

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Mereka berkata, "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami) untuk membuat kami murtad (dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan) kerajaan (di muka bumi?) yang dimaksud adalah negeri Mesir (Kami tidak akan mempercayai kamu berdua.") tidak mau beriman.

Berkatalah Fir'aun dan kaumnya kepada Mûsâ, "Sesungguhnya apa yang kalian sampaikan ini hanya sekadar untuk mengalihkan kami dari agama nenek moyang dan adat istiadat kaum kami. Dengan demikian, kamu bisa menjadikan kami sebagai pengikut-pengikutmu sehingga kalian berdua akan mendapatkan kekuasaan, kehormatan dan kepemimpinan. Karena itu, kami tidak akan mempercayai kalian berdua, juga risalah yang kalian bawa."

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:31
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Dan beralih hanya menyembah Allah saja.

Perkataan ini merupakan pengelabuan dari mereka agar orang-orang awam mendukung mereka memusuhi Nabi Musa ‘alaihis salam dan tidak beriman kepadanya. Membantah kebenaran dengan perkataan yang seperti ini menunjukkan tidak mampunya mereka membantah hujjah lawannya, karena kalau ia memang memiliki hujjah, tentu tidak beralih mengatakan, “Maksudmu adalah begini dan begitu!” padahal orang yang mengetahui keadaan Nabi Musa ‘alaihis salam serta dakwahnya akan mengetahui, bahwa ia tidak bermaksud memperoleh kekuasaan di muka bumi, bahkan maksud Beliau sama dengan saudaranya yang lain dari kalangan para rasul, yaitu menunjukkan manusia dan mengarahkan mereka kepada hal yang bermanfaat bagi mereka.

Karena sombong dan keras kepala, bukan karena batilnya apa yang dibawa Musa dan Harun atau karena samarnya apa yang dibawa keduanya. Bahkan ucapannya tidak lain karena zhalim dan aniaya serta ingin tetap berkuasa di bumi yang mereka tuduhkan kepada Musa dan Harun.