Surat Yunus Ayat 9

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ يَهْدِيهِمْ رَبُّهُمْ بِإِيمَانِهِمْ ۖ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ



Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk) diberi bimbingan (oleh Rabb mereka karena keimanannya) kepada-Nya; kelak pada hari kiamat Allah swt. akan menjadikan bagi mereka cahaya dengan cahaya itu mereka mendapat petunjuk (di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan).

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan keimanan yang benar dan mengerjakan amal saleh di dunia akan memperoleh petunjuk dari Allah disebabkan keimanan mereka itu, dan pada hari kiamat akan masuk ke dalam surga-surga yang dialiri bermacam-macam sungai. Di dalamnya, mereka diberi kenikmatan yang abadi.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:31
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Mereka menggabung antara iman dengan mengerjakan yang harus dikerjakan dan konsekwensinya berupa amal saleh, amal yang mencakup amalan hati dan amalan anggota badan dengan ikhlas dan sesuai sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Maksudnya bahwa Allah memberikan hidayah kepada mereka karena sebab keimanannya, Dia mengajarkan kepada mereka apa-apa yang bermanfaat bagi mereka, mengaruniakan mereka amal yang muncul dari hidayah, menunjukkan mereka untuk memperhatikan ayat-ayat-Nya, menunjukkan kepada mereka ke jalan yang lurus dan di dalam jalan yang lurus, dan di akhirat, mereka dituntun ke jalan yang mengarah kepada surga.

Kata “surga” diidhafatkan (disandarkan) oleh Allah dengan kenikmatan, karena di dalamnya mengandung kenikmatan yang sempurna, kenikmatan hati dengan bergembira, senang dan bahagia, melihat Allah dan mendengar firman-Nya, bergembira dengan keridhaan-Nya dan dekat dengan-Nya, bisa bertemu dengan para kekasih dan kawan-kawan, mendengarkan nyanyian yang membuat riang dan melihat pemandangan yang menyenangkan. Sedangkan nikmat pada badan adalah dengan makan makanan yang bermacam-macam, minuman yang beraneka ragam dan menikmati pernikahan, dsb. Di mana kesenangannya belum pernah terlintas di hati manusia, dan tidak ada seorang pun yang dapat menyifatinya.