Kredit barang tanpa riba di SyarQ

Surat Al-Baqarah Ayat 137

فَإِنْ آمَنُوا بِمِثْلِ مَا آمَنْتُمْ بِهِ فَقَدِ اهْتَدَوْا ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا هُمْ فِي شِقَاقٍ ۖ فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ



Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Maka jika mereka beriman) yakni orang-orang Yahudi dan Kristen tadi (dengan) 'mitsli' atau 'seperti' hanya sebagai tambahan (apa yang kamu imani, maka mereka telah memperoleh petunjuk dan jika mereka berpaling) dari keimanan itu, (berarti mereka dalam permusuhan) denganmu. (Maka Allah akan memeliharamu dari permusuhan mereka itu) hai Muhammad! (Dan Allah Maha Mendengar) ucapan-ucapan mereka (lagi Maha Mengetahui) semua keadaan mereka. Misalnya kamu telah ditolong-Nya dengan pembunuhan Bani Quraizhah, pengusiran Bani Nadhir dan pembebanan upeti atas mereka.

Kalau mereka beriman sebagaimana kalian beriman, maka sesungguhnya mereka telah mendapatkan petunjuk. Akan tetapi, jika mereka tetap bersikeras membangkang dan berpaling, maka mereka akan selamanya berseteru dan berselisih dengan kalian. Allah akan melindungimu, wahai Nabi, dan mengamankanmu dari permusuhan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar perkataan mereka lagi Maha Mengetahui rahasia yang tersimpan dalam hati mereka.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:31
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Yakni ahli kitab.

Yakni dengan beriman kepada semua kitab dan semua rasul termasuk beriman kepada Al Qur'an dan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam serta tunduk patuh kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala.

Orang yang beriman seperti yang diimani kaum mukmin adalah orang-orang yang mendapat petunjuk kepada jalan yang lurus yang mengarah keppada surga. Oleh karena itu, tidak ada jalan untuk memperoleh petunjuk itu kecuali dengan beriman seperti di atas (ayat 136), tidak seperti yang dinyatakan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani bahwa untuk memperoleh petunjuk harus mengikuti agama Yahudi atau Nasrani. Padahal yang disebut dengan "petunjuk" adalah mengetahui kebenaran dan mengamalkannya. Kebalikannya adalah tersesat baik dengan tidak mengetahui yang hak maupun dengan tidak mengamalkannya setelah mengetahuinya. Keadaan seperti inilah, yakni berpaling dari petunjuk itu yang mengakibatkan mereka berada dalam syiqaq (permusuhan), dan biasanya jika sudah terjadi permusuhan, maka orang yang bermusuhan itu akan berupaya sekuat tenaga mengerahkan kemampuannya untuk menyakiti musuhnya, dan yang mereka musuhi dalam hal ini adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya, maka Allah Subhaanahu wa Ta'aala menjanjikan akan menjaga Beliau dari gangguan mereka; karena Dia mendengar semua pembicaraan dan Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka, Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak, yang zhahir maupun yang tersembunyi. Jika demikian, maka cukuplah Allah sebagai penjaga Rasul-Nya dari gangguan musuhnya.