Kredit barang tanpa riba di SyarQ

Surat Al-Anbiya Ayat 112

قَالَ رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّ ۗ وَرَبُّنَا الرَّحْمَٰنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَىٰ مَا تَصِفُونَ



(Muhammad) berkata: "Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohonkan pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu katakan".

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Muhammad berkata) qaala menurut suatu qiraat dibaca Qul, yakni katakanlah hai Muhammad, ("Ya Rabbku! Berilah keputusan) antara aku dan orang-orang yang mendustakan aku (dengan adil) yakni azab bagi mereka atau pertolongan-Mu di dalam menghadapi mereka. Maka akhirnya mereka diazab di dalam perang Badar, Uhud, Hunain, Ahzab dan Khandaq, Nabi saw. mendapat kemenangan atas mereka. (Dan Rabb kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohonkan pertolongan-Nya terhadap apa yang kalian katakan itu") kedustaan perkataan kalian kepada Allah: kalian telah mengatakan-Nya, bahwa Allah mempunyai anak. Perkataan kalian kepadaku, bahwa aku ini adalah seorang penyihir. Perkataan kalian terhadap Alquran, bahwa ia adalah syair semata.

Katakanlah, wahai Nabi, "Tuhanku, hukumlah aku dan orang-orang yang telah aku sampaikan wahyu-Mu secara adil! Suatu pengadilan yang membuat tidak sama antara orang-orang Mukmin dengan orang-orang kafir. Tuhan kami adalah Pemberi nikmat yang mulia, berhak dipuji dan disyukuri, serta tempat meminta pertolongan dalam menyangkal kebohongan-kebohongan yang kalian lakukan terhadap Allah, wahai orang-orang kafir."

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:31
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Yaitu antara kami dengan mereka yang mendustakanku dengan diturunkan azab atau diberikan kemenangan terhadap mereka, dan Allah mengabulkannya, di mana mereka diazab pada perang Badar, dan peperangan yang lain sebelum tiba azab akhirat.

Dalam hal ini kami tidak merasa ujub dengan diri kami dan bersandar kepada kemampuan kami, bahkan kami meminta pertolongan kepada Tuhan kami Ar Rahman terhadap apa yang kamu katakan.

Seperti ucapan kamu bahwa Tuhan mempunyai anak, aku penyihir dan bahwa Al Qur’an adalah sya’ir. Selesai tafsir surah Al Anbiyaa’ dengan pertolongan Allah dan taufiq-Nya, wal hamdulillahi awwalan wa aakhiran.