Ingin Punya Al-Qur'an dengan NAMA ANDA Terukir di Covernya?

Surat Al-Anbiya Ayat 91

وَالَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهَا مِنْ رُوحِنَا وَجَعَلْنَاهَا وَابْنَهَا آيَةً لِلْعَالَمِينَ



Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Dan) ingatlah kisah Maryam (yang telah memelihara kehormatannya) ia memeliharanya supaya tidak dinodai (lalu Kami tiupkan ke dalam tubuhnya roh dari Kami) malaikat Jibril; dialah yang meniup ke dalam baju kurungnya, lalu Maryam mengandung Isa (dan Kami jadikan dia dan anaknya sebagai tanda yang besar bagi semesta alam) yakni manusia, jin dan malaikat, karena ia dapat mengandung tanpa lelaki.

Selain tentang mereka itu, sampaikanlah juga cerita tentang Maryam yang selalu menjaga kehormatannya. Dan karenanya, Kami hembuskan ke dalam dirinya sebagian rahasia Kami, hingga ia dapat melahirkan anak tanpa suami. Ia dan putranya merupakan suatu bukti kekuasaan Kami dalam mengubah hukum sebab akibat, dan bukti bahwa Kami Mahakuasa atas segala sesuatu.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:31
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Jibril datang kepadanya dalam wujud seorang laki-laki yang sempurna, lalu karena ketinggian ‘iffah (kesucian) diri Maryam, ia berkata, “Aku berlindung kepada Tuhan yang Maha Pengasih dari kamu, jika kamu seorang yang bertakwa,” maka Allah memberikan balasan terhadap amalnya yang salih dan mengaruniakan anak tanpa bapak, bahkan dengan tiupan Jibril yang meniup ke dalam leher baju Maryam, lalu Maryam mengandung Isa ‘alaihis salam dengan izin Allah.

Karena dia lahir tanpa ada bapak, dan yang demikian adalah mudah bagi Allah, sebagaimana Dia menciptakan Adam tanpa ibu dan bapak dan menciptakan Hawa’ dari tulang rusuk Adam. Demikian pula terdapat tanda kekuasaan Allah, yaitu ketika anak Maryam Isa ‘alaihis salam dapat berbicara di masa buaian, dibersihkan-Nya Maryam dari tuduhan zina yang ditujukan kepadanya, dan diberikan mukjizat kepada anaknya.