Ingin Punya Al-Qur'an dengan NAMA ANDA Terukir di Covernya?

Surat Asy-Syu'ara' Ayat 43

قَالَ لَهُمْ مُوسَىٰ أَلْقُوا مَا أَنْتُمْ مُلْقُونَ



Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan".

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Berkatalah Musa kepada mereka) sesudah mereka berkata kepadanya, sebagaimana yang disitir oleh firman-Nya yang lain, yaitu, "Kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?" (Q.S. 7 Al A'raf, 115). ("Jatuhkanlah apa yang hendak kalian jatuhkan") perintah ini merupakan izin dari Nabi Musa kepada mereka supaya mereka lebih dahulu melemparkan apa yang hendak mereka lemparkan, dimaksudkan supaya lebih menonjolkan perkara yang hak.

Ketika waktu yang ditentukan itu tiba, Mûsâ berkata kepada para ahli sihir, "Lemparkanlah semua sihir yang ingin kalian lakukan."

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:32
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Ketika mereka semua telah berkumpul, baik para pesihir, Nabi Musa ‘alaihis salam dan penduduk Mesir, maka Nabi Musa ‘alaihis salam mengingatkan lebih dulu, “Celakalah kamu, janganlah kamu mengada-adakan kedustaan terhadap Allah, maka Dia membinasakan kamu dengan siksa, dan sesungguhnya telah merugi orang yang mengada-adakan kedustaan.” (Terj. Thaha: 61) Ketika itulah para pesihir bertengkar, sebagian mengatakan, bahwa perkataannya bukanlah perkataan pesihir, tetapi perkataan seorang nabi, sedangkan yang lain mengatakan, bahwa ia pesihir, lalu Fir’aun mendorong mereka untuk maju melawan Nabi Musa ‘alaihis salam dan antara sesama mereka pun saling mendorong untuk maju.

Yakni setelah mereka (para pesihir) menawarkan, apakah Musa yang melempar lebih dulu ataukah mereka.

Dengan maksud untuk membatalkan sihir mereka dan menunjukkan bahwa yang dibawanya bukanlah sihir.