Ingin Punya Al-Qur'an dengan NAMA ANDA Terukir di Covernya?

Surat An-Naml Ayat 23

إِنِّي وَجَدْتُ امْرَأَةً تَمْلِكُهُمْ وَأُوتِيَتْ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ وَلَهَا عَرْشٌ عَظِيمٌ



Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka) dia adalah ratu mereka bernama Balqis (dan dia dianugerahi segala sesuatu) yang diperlukan oleh seorang raja, seperti perlengkapan senjata dan peralatan lainnya (serta mempunyai singgasana) tempat duduk raja (yang besar) panjangnya kira-kira delapan puluh hasta dan lebarnya empat puluh hasta, sedangkan tingginya tiga puluh hasta, semuanya terbuat dari emas dan perak, kemudian bertahtakan mutiara, batu permata yaqut merah, batu zabarjad yang hijau dan tiang-tiangnya terbuat dari yaqut merah, zabarjad yang hijau dan zamrud. Kemudian singgasana itu memiliki tujuh pintu masuk yang selalu dijaga dengan ketat sekali.

Aku mendapati seorang wanita, dengan segala fasilitas keduniaan yang dimilikinya, memerintah dan menjadi rajanya. Ia juga mempunyai singgasana megah yang menunjukkan kebesaran tahta dan kekuasannya.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:32
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Yaitu ratu Balqis yang memerintah kerajaan Saba di zaman Nabi Sulaiman.

Yang dimiliki oleh para raja seperti harta, senjata, bala tentara, benteng, perhiasan dan perlengkapan lainnya.

Yakni kursi yang ia duduki. Kursi itu begitu besar dan mewah, dihiasi emas, mutiara dan berbagai perhiasan. Besarnya kursi menunjukkan besarnya kerajaan, memiliki kekuatan dan banyaknya orang-orang yang hadir dalam musyawarah. Para Ahli Tarikh (sejarah) berkata, “Singgasana ini berada dalam istana yang besar, kokoh dan tinggi bangunannya. Di bagian timur terdapat 360 jendela, dan di bagian barat juga sama. Bangunannya dibuat agar siap dimasuki sinar matahari setiap hari lewat jendela dan ketika tenggelam berhadapan dengan matahari sehingga mereka sujud kepadanya di pagi dan sore hari.”