Surat Ar-Rum Ayat 6

وَعْدَ اللَّهِ ۖ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ وَعْدَهُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ



(Sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

(Sebagai janji yang sebenar-benarnya dari Allah) lafal ayat ini merupakan mashdar sebagai badal atau pengganti dari lafal berikut fi'ilnya; asalnya adalah wa'adahumullaahun-nashra; artinya Allah menjanjikan pertolongan kepada mereka (Allah tidak akan menyalahi janji-Nya) yakni pertolongan itu (tetapi kebanyakan manusia) orang-orang kafir Mekah (tidak mengetahui) janji-Nya yang akan menolong orang-orang beriman.

Allah menjanjikan kepada orang-orang Mukmin dengan janji yang benar. Dia tidak akan mengingkari janji-Nya, tetapi orang-orang yang membangkang tidak akan dapat mengetahui segala urusan dengan benar.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:32
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Maka kaum muslimin yakin dan memastikan kemenangan itu. Ketika turun ayat ini, kaum muslimin membenarkannya, sedangkan kaum musyrik mengingkarinya. Saking yakinnya dengan janji itu, sampai di antara kaum muslimin ada yang melakukan taruhan dengan kaum musyrikin terhadap hal itu. Ketika tiba waktu yang Allah tetapkan, maka menanglah bangsa Romawi terhadap bangsa Persia, dan mereka diusir dari negeri-negeri yang sebelumnya mereka rebut dari bangsa Romawi dan terwujudlah janji Allah itu.

Bahwa janji Allah adalah hak (benar). Oleh karena itulah ada sebagian yang mendustakan janji Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya. Mereka itu tidak mengetahui hakikat segala sesuatu dan kesudahannya. Bahkan yang mereka ketahui sebagaimana yang disebutkan pada ayat selanjutnya adalah perkara yang lahir (tampak) dari kehidupan dunia.