Kredit barang tanpa riba di SyarQ

Surat Sad Ayat 48

وَاذْكُرْ إِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَذَا الْكِفْلِ ۖ وَكُلٌّ مِنَ الْأَخْيَارِ



Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa') Ilyasa' adalah Yasu', dia seorang nabi; Huruf Alif dan lamnya adalah Zaidah atau tambahan (dan Zulkifli) yang masih diperselisihkan kenabiannya. Menurut suatu pendapat dikatakan, bahwa ia pernah menjamin seratus orang nabi yang berlindung kepadanya untuk menghindari pembunuhan. (Semuanya) artinya, masing-masing dari kesemuanya (termasuk orang-orang yang paling baik) lafal Al-Akhyaar adalah bentuk jamak dari lafal Khayyirun, artinya orang yang paling baik.

Dan ingatlah pula Ismâ'îl, al-Yasa' dan Dzû al-Kifl. Mereka semua adalah orang-orang terbaik.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:32
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Yakni ingatlah para nabi ini dengan sebaik-baiknya dan pujilah mereka dengan pujian yang baik. Karena mereka adalah orang-orang yang dipilih Allah, dan Allah telah memilihkan untuk mereka keadaan yang paling baik, yaitu amal yang saleh, akhlak yang mulia, sifat yang terpuji dan perilaku yang lurus.

Dzulkifli jika melihat zhahir ayat di atas, yakni digandengkan dengan para nabi, menunjukkan bahwa ia adalah seorang nabi. Namun yang lain berpendapat, bahwa Beliau adalah seorang yang salih, raja dan hakim yang adil, namun Ibnu Jarir diam dalam masalah ini, wallahu a’lam. Ibnu Jarir dan Abu Najih meriwayatkan dari Mujahid bahwa ia (Dzulkifli) bukan seorang nabi, tetapi seorang yang saleh (lihat pula surah Al Anbiya’: 85).