Kredit barang tanpa riba di SyarQ

Surat An-Nisa' Ayat 42

يَوْمَئِذٍ يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَعَصَوُا الرَّسُولَ لَوْ تُسَوَّىٰ بِهِمُ الْأَرْضُ وَلَا يَكْتُمُونَ اللَّهَ حَدِيثًا



Di hari itu orang-orang kafir dan orang-orang yang mendurhakai rasul, ingin supaya mereka disamaratakan dengan tanah, dan mereka tidak dapat menyembunyikan (dari Allah) sesuatu kejadianpun.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Di hari itu) yakni hari kedatangannya (orang-orang kafir dan yang mendurhakai Rasul menginginkan agar) seandainya (mereka disamaratakan dengan tanah) tusawwaa dalam bentuk pasif dan ada pula yang membacanya dalam bentuk aktif dengan menghilangkan salah satu dari ta-nya pada asal lalu mengidgamkannya pada sin artinya dari tustawa sedangkan maksudnya ialah mereka ingin agar menjadi tanah karena mereka tercekam rasa takut yang hebat sebagaimana tersebut pada ayat lain, "Dan orang kafir berkata, 'Wahai kiranya nasib, kenapa daku tidak menjadi tanah saja!' (dan mereka tidak dapat menyembunyikan kepada Allah suatu peristiwa pun) mengenai apa yang mereka kerjakan." Tetapi pada kali yang lain mereka masih mencoba-coba juga untuk menyembunyikan sebagaimana tersebut dalam Alquran, "Dan mereka berkata, 'Demi Allah Tuhan kami, tidaklah kami mempersekutukan-Mu.'"

Di hari itu orang-orang yang ingkar dan durhaka berharap ditelan bumi seperti orang-orang mati di dalam kubur. Mereka tidak akan bisa menyembunyikan hal ihwal mereka kepada Allah, karena Dia akan menampakkan segala keadaan dan perbuatan mereka.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:31
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Maksudnya mereka terkubur oleh tanah dan menjadi tidak ada.

Bahkan mereka mengiqrarkan apa yang mereka kerjakan; lisan, tangan dan kaki mereka bersaksi. Adapun dalil-dalil yang menerangkan bahwa orang-orang kafir menyembunyikan kekafiran mereka dan mereka menyangkal (mengaku tidak kafir), maka hal itu terjadi di beberapa tempat di hari kiamat, yaitu ketika mereka menyangka bahwa penyangkalan mereka dapat menyelamatkan mereka dari azab Allah. Ketika mereka mengetahui hakikat yang sebenarnya, anggota badan mereka menjadi saksi, maka ketika itu masalah pun menjadi jelas, dan tidak ada lagi tempat untuk menyembunyikan sesuatu, bahkan tidak ada manfaat dan faedahnya menyembunyikan.