Kredit barang tanpa riba di SyarQ

Surat An-Nisa' Ayat 85

مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَا ۖ وَمَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَكُنْ لَهُ كِفْلٌ مِنْهَا ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُقِيتًا



Barangsiapa yang memberikan syafa'at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) dari padanya. Dan barangsiapa memberi syafa'at yang buruk, niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) dari padanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Siapa memberikan syafaat) kepada sesama manusia (yakni syafaat yang baik) yang sesuai dengan syarat (niscaya akan memperoleh bagian) pahala (daripadanya) artinya disebabkannya. (Dan siapa memberikan syafaat yang jelek) yakni yang bertentangan dengan syariat (maka ia akan memikul beban) dosanya (daripadanya) disebabkan perbuatannya itu. (Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) sehingga setiap orang akan mendapat balasan yang setimpal daripada-Nya.

Orang-orang munafik itu selalu mempertahankan kerusakan, sedangkan orang-orang Mukmin akan tetap membela kebenaran. Barangsiapa menolong dan menjunjung kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahalanya. Dan barangsiapa memihak kepada orang-orang yang berbuat kejahatan, maka ia akan mendapatkan dosa dan siksa. Sesungguhnya Allah Mahakuasa lagi Maha Mengetahui segala sesuatu.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:31
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Syafa'at (pertolongan) yang baik adalah setiap syafa'at yang ditujukan untuk melindungi hak seorang Muslim atau menghindarkannya dari suatu kemadharatan. Barang siapa yang memberikan syafaat yang baik kepada orang lain, misalnya membantunya agar dapat menjalankan kebaikan, maka ia akan memperoleh bagian pahalanya sesuai amalnya, bantuan yang diberikan dan manfaatnya, tanpa dikurangi sedikit pun. Sebaliknya, barang siapa yang membantu orang lain agar dapat melakukan keburukan, maka dia menanggung dosa sesuai bantuan yang diberikannya. Dalam ayat ini terdapat dorongan untuk tolong-menolong di atas kebaikan dan ketakwaan dan larangan tolong menolong di atas dosa dan permusuhan.

Syafa'at yang buruk ialah kebalikan syafa'at yang baik.

Ada yang mengartikan dengan arti, "Allah Maha Menyaksikan, Menjaga dan Memperhitungkan segala sesuatu", oleh karena itu, Dia akan membalas masing-masingnya secara layak.