Kredit barang tanpa riba di SyarQ

Surat Qaf Ayat 7

وَالْأَرْضَ مَدَدْنَاهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْبَتْنَا فِيهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ



Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata,

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin Segera Bisa? Klik disini Sekarang!

(Dan bumi itu) di'athafkan kepada kedudukan lafal As-samaa' yakni, dan bumi itu bagaimana (Kami hamparkan) Kami jadikan terhampar menurut pandangan mata di atas permukaan air (dan Kami letakkan padanya gunung-gunung) yang memantapkannya (dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman) segala jenis tumbuh-tumbuhan (yang indah) yang tampak sangat indah dipandang mata karena keindahannya.

Kami menghamparkan bumi, lalu Kami menancapkan gunung-gunung di atasnya dengan kokoh, dan Kami menumbuhkan segala macam tumbuhan yang indah dipandang mata. (1) (1) Kulit bumi terlihat tinggi pada tempat-tempat tertentu, seperti gunung-gunung, dan juga terlihat rendah pada tempat-tempat lain seperti dasar samudera. Berat bagian-bagian bumi ini sangat seimbang antara satu dengan yang lainnya. Salah satu tanda kekuasaan dan kebijakan Allah adalah dengan menciptakan keseimbangan ini dan menjadikannya tetap dengan jalan mengalirkan materi-materi bumi yang membentuk kerak bumi yang tipis yang terdapat di bawah lapisan luar bumi, maka dengan begitu terjadi aliran dari bagian bumi yang berat ke bagian yang lebih ringan.

Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir

Admin

Submit : 2015-04-01 02:13:32
Link sumber: http://tafsir.web.id/

Yakni Allah melapangkannya dan meluaskannya agar semua makhluk hidup dapat tinggal di atasnya dan dapat menetap serta Dia menyiapkan semua maslahatnya, dan menancapkan gunung-gunung agar tidak goncang.

Yang menyenangkan orang yang melihatnya dan membuat tercengang orang yang memandangnya serta menyejukkan pandangannya. Tanaman-tanaman tersebut dapat dimakan manusia, dimakan hewan serta memberikan manfaat bagi mereka. Terlebih dengan kebun-kebun yang terdapat buah-buahan yang enak dimakan seperti anggur, delima, jeruk, apel dan buah-buahan lainnya. Adapula pohon kurma yang menjulang tinggi ke langit yang mempunyai mayang yang bersusun-susun yang di tangkainya terdapat rezeki bagi hamba, dimana mereka dapat memakannya dan menyimpannya. Belum lagi dengan apa yang Allah keluarkan dengan hujan dan yang dihasilkan dari sungai-sungai yang mengalir di permukaan bumi, dan dari biji-biji yang ada di bumi yang dapat dipanen seperti beras, gandum, jagung, dsb. Maka dengan memperhatikan semua itu terdapat pelajaran yang dengannya seseorang dapat melihat dari butanya kebodohan sekaligus sebagai pengingat terhadap hal yang bermanfaat pada agama dan dunianya, dan ia pun dapat mengingat apa yang Allah dan Rasul-Nya beritakan, namun hal itu tidak untuk semua orang, bahkan hanya untuk hamba yang kembali (tunduk Allah).